Saturday, October 24, 2020

5 Tips Mengamankan Lokasi Tambang dari Risiko Kebakaran


Ada banyak alasan mengapa lokasi tambang dicap sebagai tempat yang rawan. Beberapa penyebabnya adalah adanya cairan yang mudah terbakar, material yang mudah meledak, juga mesin yang panas karena dioperasikan dalam waktu lama.Itulah mengapa, memiliki Mining fire suppression system Indonesia jelas merupakan sebuah keharusan demi menjaga keamanan dan keselamatan kerja. Dengan adanya sistem ini, setidaknya kebakaran dapat ditangani secara cepat sejak awal sebelum semakin besar.

Namun, selain mempersiapkan diri dengan sistem tersebut, Anda juga sebaiknya mengetahui cara mengamankan lokasi tambang dari risiko kebakaran. Lalu, apa saja yang bisa Anda lakukan? Simak lima tips dari ahli perlindungan dari kebakaran Wormald berikut:

  1. Melaksanakan penilaian risiko yang menyeluruh. Tujuan tahap ini adalah untuk merancang rencana perlindungan serta penanganan risiko kematian dan kerusakan karena kebakaran. Dalam dunia pertambangan, skala bahaya kebakaran di satu tambang dan lainnya memang dapat bervariasi berdasarkan area tambang (permukaan atau bawah tanah), ukuran tambang, material, jumlah pekerja, peralatan, dan struktur tambang. Dengan penilaian menyeluruh, Anda pun dapat benar-benar memahami seperti apa rencana mitigasi kebakaran yang dibutuhkan.
  2. Pahami persyaratan regulasi. Pelanggaran terhadap regulasi keamanan dari risiko kebakaran bukan hanya dapat menimbulkan kerugian material yang besar, tapi juga membahayakan nyawa pekerja. Oleh karena itu, mulai dari supervisor sampai pekerja di lokasi tambang harus paham dan patuh pada regulasi yang juga telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum.
  3. Pilih dan gunakan perlengkapan perlindungan kebakaran yang sesuai. Seperti yang sudah disinggung pada poin pertama, situasi di satu tambang dengan tambang lainnya memang berbeda. Walhasil, perlengkapan perlindungan kebakaran yang dibutuhkan tiap area pertambangan pun berbeda-beda. Maka dari itu, pastikan bahwa peralatan perlindungan kebakaran yang telah terpasang di lokasi tambang sesuai dengan kebutuhan lokasi. Selain itu, pertimbangkan juga akses dan jumlah peralatan yang dibutuhkan. 
  4. Lakukan pemeriksaan dan perawatan peralatan perlindungan kebakaran. Sekadar menyediakan peralatan saja tidaklah cukup, dan bahkan sia-sia apabila ternyata peralatan yang disediakan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, peralatan perlindungan kebakaran harus dicek atau diperiksa secara berkala. Dengan demikian, apabila ternyata ada alat yang perlu diganti atau diperbaiki, Anda bisa melakukannya dengan segera demi menjamin perlindungan optimal di lokasi tambang. Di samping itu, peralatan seperti selang dan pipa juga harus rutin dibersihkan untuk mencegah risiko kerusakan atau bahkan risiko kebakaran, yang dapat dipicu oleh tumpukan debu maupun kotoran.
  5. Berikan pelatihan yang memadai pada pekerja. Pelatihan bagi pekerja juga merupakan langkah penting dalam melindungi lokasi tambang dari risiko kebakaran. Dengan begitu, bilamana kebakaran terjadi, pekerja pun sigap dan tanggap dalam merespons kebakaran, yang dapat menyelamatkan nyawa para pekerja dan meminimalisir risiko kerusakan.

Itulah lima tips menjaga keamanan dan keselamatan lokasi tambang dari risiko kebakaran. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda!

0 comments:

Post a Comment