Sunday, June 12, 2022

Ciri-ciri Oli pada Motor Matic Anda Harus Diganti


Mengganti oli secara rutin merupakan kebutuhan sekaligus kewajiban bagi pemilik kendaraan bermotor, termasuk motor matic. Pastikan sudah menggunakan jenis oli terbaik untuk motor matic dari idemitsu agar oli berfungsi secara optimal. Jika sudah menemukan rekomendasi oli yang bagus, jangan lupa untuk menggantinya secara rutin. Lalu, apa kapan ganti oli harus dilakukan? 

Ciri-Ciri Oli Motor Matic Harus Diganti 

Ganti oli termasuk perawatan rutin untuk motor matic, apapun merek dan tipenya. Secara umum proses ini menggunakan patokan jarak tempuh. Yakni per 3.000 sampai 5.000 kilometer, jadi setiap menempuh jarak tersebut ganti oli sudah harus dilakukan. Namun, tidak semua pemilik motor matic aktif  berkendara sehingga motor lebih banyak terparkir di garasi. 

Jika sudah demikian, maka memakai jarak tempuh sebagai patokan tentu kurang tepat. Sebab kualitas oli di dalam mesin meskipun jarang dipakai tetap akan menurun. Lalu, bagaimana solusinya? Solusinya adalah dengan memperhatikan ciri-ciri tertentu dari motor matic tersebut yang menandakan ganti oli harus segera dilakukan. Misalnya: 

1. Oli Berwarna Kehitaman dan Teksturnya Encer 

Kualitas oli secara perlahan akan menurun, semakin sering motor dipakai maka semakin cepat kualitas oli mengalami penurunan. Tandanya adalah pada warna oli yang tadinya kuning keemasan dan bening menjadi kehitaman yang cukup pekat. Selain itu teksturnya juga encer, jika dicek kondisinya seperti ini segera saja ganti oli. 

2. Volume Oli Berkurang 

Saat mesin bekerja, maka oli secara perlahan akan menguap sehingga volumenya perlahan akan menurun. Jika oli di dalam tabungnya sudah berada di bawah rata-rata maka sudah saatnya mengganti oli. Hal ini sekaligus menjadi ciri-ciri yang kedua untuk menentukan kapan waktu terbaik ganti oli agar tidak terlambat.  

3. Suara Mesin Kasar dan Tarikannya Mengalami Penurunan 

Oli memiliki fungsi untuk meredam suara antar dua komponen mesin yang saling bergesekan saat mesin dinyalakan. Gesekan ini bisa diredam dengan karakter oli yang melumasi permukaan komponen. Namun, jika kualitas oli sudah menurun fungsi ini hilang sehingga motor suaranya kasar dan disusul tarikan yang menurun. 

4. Mesin Terasa Lebih Panas

Oli mesin motor matic ternyata juga berfungsi untuk meratakan panas atau suhu tinggi ke seluruh bagian mesin. Hal ini akan membantu mengurangi kemungkinan mesin mengalami overheat (suhu terlalu tinggi). 

Namun, jika kualitas oli sudah turun atau mungkin volumenya sudah di bawah rata-rata maka fungsi ini tidak lagi berjalan. Jika mendapati mesin suhunya terlalu panas dibanding biasanya, maka sudah tandanya harus segera ganti oli. 

Selain menggunakan jarak tempuh yang sudah melewati 3.000 atau 5.000 kilometer, beberapa ciri yang dijelaskan di atas bisa dijadikan patokan. Khususnya untuk pemilik motor matic yang jarang berkendara agar performa mesin tetap terjaga. Jika motor aktif digunakan, selain jarak tempuh perlu memperhatikan ciri-ciri tersebut. Sebab kadang kala oli perlu diganti sebelum menempuh jarak 3.000 kilometer. 

0 comments:

Post a Comment